Erosion Rate in Various Types of Agroforestry in South Tapanuli

Authors

  • Dita Susanty Graha Nusantara University Padangsidimpuan
  • Yusriani Nasution Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
  • Sutan Pulungan Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
  • Rasmita Adelina Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
  • Dewi Sartika Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.59890/ijels.v4i2.284

Keywords:

Research, Analysis, Variables, Research Methods, Research Results

Abstract

Soil erosion is a serious environmental problem, especially in areas with high rainfall and hilly topography. This process causes the loss of the top layer of soil rich in nutrients, thereby reducing land productivity. Agroforestry as a land use system that combines forestry and agricultural crops is believed to be able to reduce the rate of erosion through increasing vegetation cover. This study aims to determine the rate of erosion in various types of agroforestry in South Tapanuli. The method used is the Universal Soil Loss Equation (USLE) with parameters of rainfall erosivity (R), soil erodibility (K), slope length and slope (LS), land cover factor (C), and conservation factor (P). The results of the research are expected to be the basis for sustainable land management.

References

Akbar, H. (2021). Prediksi Erosi dan Teknik Konservasi Tanah Sistem Agroferestri di Sub Das Kreung Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Agrim, 18(2).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Selatan 2023.

Farikha, (2023). Analisis Erosi dan Indeks Bahaya Erosi pada Berbagai Penggunaan Lahan di Sub Das Opak Hulu Tengah. Jurnal Ecosolom Volume 12 Issue 2, Desember 2023. P-ISSN : 225-7923, E-ISSN : 2654-430X.

Harahap, M., Mardhiansyah, M., dan Daris, V.V. (2021). Identifikasi Pertimbangan Pemilihan Komponen Penyusun Agroforestri Salak di Desa Sitaratoit Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Ilmu – Ilmu Kehutanan,5(1).

Kamarati, K.F.A,. dan Azwari, F. (2023). Pengolahan Tanaman dan Konservasi Tanah Menentukan Tingginya Tingkat Bahaya Erosi Di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu. Jurnal Agroforestry,7(1), 33-37

Lestari, K.W. 2023. Potensi Simpanan Karbon Pada Beberapa Tipe Agroforestri Berbasis Kopi Robusta di Desa Rowosari, Jember. Jurnal Silvikultur Tropika, Vol. 14. P-ISSN : 2086-8277 e-ISSN : 2807-3282. Hal : 150-157.

Mufarrokhah, C (2023). Starategi Pengembangan agroforestry Guna Pengembalian Fungsi Hutan Pada Ekowisata Permata Hati Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Environmental Pollution Journal, 3(1).

Ma’ruf, A.2017. Agrosilvopastura Sebagai Sistem Pertanian Terencana Menuju Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Pertanian Bernas. Vol. 13. No.2. ISSN 0216-7689.

Nasution, Y. (2024). Kajian pH Tanah Terhadap N, P, K Buah Salak Padangsidimpuan (Salacca Sumatera Becc) di Angkola Barat. Jurnal Agronomi dan Hortikultura Tropika, 10 (2), 75-83.

Putra, A.K. 2021. Pemetaan Kawasan Rawan Erosi Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Jurnal Artesis. Vol.1 (1):88-85.

Rianse. U. 2010. Agroforestri Solusi Sosial dan Ekonomi Pengelolaan Sumberdaya Hutan, Albeta, Bandung.

Sarma, M. 2004. Penerapan Agroforestri Dari Sudut Pandang Pertimbangan Ekonomi dan Sosial Jurusan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Ekonomi dan Manajemen Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Suharjito, D., L Sudawati., Suyanto., S.R.Utama. 2023. Aspek Sosial Ekonomi dan Budaya Agroforestri. Buku Ajar. Word Agroforestri Centre (ICRAF). Bogor.

Yusuf, M. (2020). Metode Konservasi Tanah Dengan Cara TRIP RUMPUT (GRASS STRIP). Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 14(1).

Iskandar, I., Siregar, M., & Rahayu, P. (2022). Dinamika fraksi tekstur tanah terhadap risiko erosi di lahan marginal. Jurnal Tanah Tropika, 27(3), 233–241.

Fitriani, R., Suryani, L., & Prasetyo, B.H. (2021). Pengaruh pH dan Bahan Organik terhadap Stabilitas Agregat Tanah. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 23(1), 45–52.

Hasibuan, J., et al. (2021). Pengaruh Tekstur Tanah Terhadap Laju Erosi di Daerah Aliran Sungai. Jurnal Penelitian Tanah dan Air, 7(2), 89–96.

Maulana, R., Puspitasari, R., & Wijayanti, D. (2022). Hubungan Kandungan Bahan Organik dengan Stabilitas Struktur Tanah. Jurnal Agroteknologi, 16(1), 11–18.

Putra, M.R., Siregar, R.M., & Harahap, A. (2023). Evaluasi Fraksi Pasir terhadap Laju Erosi pada Lahan Pertanian Terbuka. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 123–130.

Setiadi, T., Fadli, R., & Nuraini, Y. (2020). Peran Fraksi Debu dalam Dinamika Erosi Tanah. Jurnal Konservasi Tanah, 15(3), 201–209.

Fathurrahman, D., Suwandi, S., & Darmawan, S. (2023). Efektivitas sistem agrosilvofishery dalam konservasi tanah dan air di lahan rawa. Jurnal Agroekoteknologi, 12(1), 88–97. https://doi.org/10.25077/ja.12.1.88-97.2023

Nurfadillah, R., Yusnita, R., & Mukhlis, M. (2023). Pengaruh bahan organik terhadap stabilitas agregat tanah pada sistem agroforestri. Jurnal Lingkungan Tropika, 9(2), 120–129.

Rahayu, D., Susilawati, S., & Lestari, H. (2022). Korelasi kandungan C-organik terhadap ketahanan tanah dari erosi. Jurnal Konservasi Lahan, 10(1), 25–32.

Simarmata, T., Yuliani, D., & Handayani, M. (2021). Peran fraksi liat dan bahan organik dalam peningkatan resistensi tanah terhadap erosi. Jurnal Ilmu Tanah Indonesia, 19(2), 157–164.

Supriyadi, A., Santosa, D. A., & Prasetyo, L. B. (2020). Pengaruh pH dan manajemen vegetasi terhadap kerusakan tanah di sistem agro-perairan. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 26(1), 45–53.

Yulnafatmawita, & Hermawan, R. (2021). Tekstur dan struktur tanah sebagai penentu potensi erosi pada berbagai sistem penggunaan lahan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 256–264.

Published

2026-03-16